Tuesday, 14 January 2020

Asyiknya Ikut KMB TDA Bali.

Salah satu keuntungan dari ikut TDA adalah bisa mengikuti KMB (Kelompok Mentoring Bisnis) secara gratis. Di KMB ini kita bisa belajar bisnis dari Mentor-mentor yang berkompeten di bidangnya.

KMB TDA BALI adalah kelas mentoring Bisnis khusus untuk anggota TDA yang bertujuan untuk menumbuhkan dan memperbesar (scale up) bisnis anggotanya dengan dibantu oleh seorang mentor.

Salah satunya adalah KMB Avengers, di KMB ini saya diamanahi sebagai mentor KMB TDA Bali. Maka, untuk mencapai tujuan dan suksesnya KMB tersebut. EPIK (Bidang Edukasi dan Peningkatan Kapasasitas) TDA Bali 4.0 membuat petunjuk pelaksanaanya. Aturan dan pelaksanaan KMB untuk TDA daerah lain bisa berbeda dengan TDA Bali.

Adapun petunjuk pelaksanaan KMB TDA Bali adalah sebagai berikut:
1. Pelaksana KMB adalah mentor dan sekurang-kurangnya 6 orang mentee dan maksimal 10 mentee,
2. Mentor sekaligus sebagai koordinator dan penanggung jawab keberhasilan pelaksanaan KMB,
3. Mentor dapat menunjuk mentee sebagai pembantu mentor di bidang administrasi Kelompok,
4. Satu mentee hanya boleh gabung dalam satu kelompok KMB.
5. Materi Mentoring mengacu pada buku 8WS TDA

Nah, itulah sedikit tentang aturan di KMB Bali. Sedagkan secara praktiknya KMB dilaksanakan dengan Fun tetapi serius, dikemas sangat kekeluargaan dan tidak ketinggalan selalu ada makanan di pelaksanaan KMB. Makanya KMB sering diplesetkan menjadi "Kelompok Makan Bersama".  hehe..

Selain "Kelompok Makan Bersama", ada beberapa plesetan yang sering dari singkatan KMB, antara lain :
1. Kelompok Makan Bersama
2. Kelompok Maju Bersama
3. Kelompok Melali Bersama (red: melali = jalan-jalan)
4. Kelompok Makan Bakso (soalnya sering dikasih bakso )
5. Kelompok Mengembang Bersama
6. Bukan, Konferensi Meja Bundar
7. Silakan ditambahin jika ada yang lain ya...

Semoga bermanfaat ya... ikuti tulisan saya yang lainnya.
Terimakasih















*Foto: KMB Avengers

0 komentar:

Post a comment

Alim Mahdi adalah Founder www.mastersop.com

Konsultan SOP dan Penggagas "GERAKAN PENGUSAHA SADAR SOP"