Sunday, 8 March 2020

Tugas Sekalian Jalan-Jalan di Bengkulu

Tugas Sekalian Jalan-Jalan di Bengkulu Alhamdulillah tugas observasi untuk membantu sistim manajemen bisnis Syarah Bakery di Bengkulu bisa kami manfaat sekaligus jalan-jalan bersama istri tercinta.

Selama 5 hari, berangkat mulai tanggal 5 Maret 2020, saya mengajak istri untuk menemani sekaligus melayani saya dalam perjalanan tugas kali ini, sekaligus jalan-jalan hehe…

Syarah Bakery dibangun bermula dari kue rumahan tahun 2016, kini Syarah Bakery mulai dikenal dan dilirik warga kota Bengkulu. Terutama semenjak bunda Sarah Haris, sang pemilik usaha bakery ini memberanikan diri pindah outlet di bilangan jalan Mahakam pada awal tahun 2019.

Alhamdulillah kedatangan kami dijemput oleh kawan yaitu Pak Perta, seorang guru di SMAIT IQRA’ di kota Bengkulu. Dan kami diajak makan di warung padang. Alhamdulillah, walau di Bengkulu tetap warungnya warung padang hehe… terimakasih pak Perta walau sibuk menmpersiapkan ujian anak didiknya masih bisa sempat menjemput kami.

Sesampai di hotel, supprise di japri oleh Bang Yoppy, ketua TDA Bengkulu periode yang lalu. Bang Yoppy ini juga alumni GBC (Grounded Business Coaching) lead Coach Dr. Fahmi. Dan alhamdulilah malamnya dijemput bang Yoppy Maliantoni, saya diajak jalan-jalan dan makan ikan bakar di warung favorit yang merupakan milik temannya. Sembari makan saya banyak mendengarkan sharing bang Yoppy yang luar biasa, banyak saya belajar dari pengalaman beliau membangun bisnis Apotik dan produk kecantikan di era online ini.

Semakin malam, dan kita lanjut ke Waroeng Kupi Rumah Atjeh milik bang Efendi Muhammad Jamal, seru banget mendengar cerita tentang proses bisnis dari beberapa usaha beliau. Tidak terasa sampai jam 24.00. Pengalaman yang tidak terlupakan di Bengkulu malam ini. Beliau sama saya adalah alumni GBC XXIV 2017 yang aktif di Genpro.

Istimewanya lagi, di hari pertama kami diajak bunda Syarah, owner Syarah bakery jalan-jalan menikmati kuliner kota Bengkulu, dan yang istimewa itu ke Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu. Masjid yang luas, megah dan Indah.

Kamipun ditunjukkan pantai Panjang yang indah, view dan pemandangan pantai yang menawan saat tenggelam matahari. Dan lebih lengkap lagi malamnya kita berburu durian Bengkulu. Kami juga sudah merasakan kuliner khas bengkulu yaitu makan ikan tempoyak.

Bersyukur juga kami dapat sambutan dari teman wali santri yang berasal dari Malang, kebetulan beliau sedang ada mutas tugas sebagai kepala cabang BRI Syariah di Bengkulu, beliau adalah Bapak Taufik. Bersama istri beliu Ibu Frida yang akrab dengan istri saya. Beruntung bagi istri yang diajak untuk melihat peninggalan bersejarah antara lain rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu dan rumah ibu Fatmawati di Bengkulu.

Sebetulnya masih banyak daerah wisata di bengkulu yang belum sempat kami singgahi seperti pantai Sungai Suci, Air Terjun Singkai dan Gunung Kaba serta lainnya, insya Allah jika diberi kesempatan kembali bisa ke sana.







0 komentar:

Post a comment

Alim Mahdi adalah Founder www.mastersop.com

Konsultan SOP dan Penggagas "GERAKAN PENGUSAHA SADAR SOP"